ISLAM LIVE – Arab Saudi akan menggelar Konferensi dan Pameran Haji keenam di Jeddah pada 8–11 November 2026 dengan melibatkan lebih dari 520 organisasi dari berbagai negara. Diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bersama Program Pengalaman Jemaah, forum ini akan membahas persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2027 serta upaya meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah.
Konferensi tersebut akan berlangsung di bawah naungan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Pesertanya mencakup pejabat pemerintah, pemimpin bisnis, penyedia layanan, dan organisasi nirlaba dari Arab Saudi maupun negara lain. Forum ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk membahas tantangan operasional dan regulasi dalam penyelenggaraan haji.
Pembahasan akan mencakup berbagai sektor yang berkaitan dengan pelayanan jemaah, mulai dari transportasi, logistik, akomodasi, layanan kesehatan, keamanan, hingga teknologi dan infrastruktur. Kementerian Haji dan Umrah menyebut kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada organisasi peserta untuk membangun kemitraan, membahas kontrak, serta memperkenalkan solusi baru guna meningkatkan pengalaman jemaah.
Agenda konferensi dibagi menjadi tiga kelompok pembahasan. Kelompok pertama berfokus pada transportasi, logistik, infrastruktur, pengelolaan fasilitas, perhotelan, dan layanan makanan. Kelompok kedua mencakup keamanan, keselamatan, layanan kesehatan, media, komunikasi, teknologi, dan inovasi.
Kelompok ketiga akan membahas peran sektor nirlaba, kewirausahaan, pelatihan profesional, serta berbagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan kepada jemaah. Selain konferensi, pameran khusus seluas lebih dari 67.000 meter persegi akan menghadirkan penyedia layanan dan organisasi dari lebih dari 150 negara.
Rangkaian kegiatan juga mencakup diskusi panel, lokakarya, forum meja bundar, pertemuan bisnis, dan forum khusus. Penyelenggara berencana memanfaatkan kegiatan tersebut untuk meluncurkan inisiatif, mengumumkan kesepakatan, serta memperkenalkan teknologi dan layanan baru yang berkaitan dengan penyelenggaraan haji.
Konferensi Haji dan Pameran ini merupakan bagian dari upaya Arab Saudi mewujudkan Visi 2030, termasuk modernisasi sistem pelayanan haji. Pada edisi sebelumnya, kegiatan tersebut menarik lebih dari 204.000 pengunjung dan melibatkan 270 peserta pameran dari lebih dari 150 negara. Acara itu juga menghadirkan 134 sesi dan lokakarya khusus, sementara lebih dari 2.600 orang mengikuti program pelatihan. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengundang organisasi, tenaga ahli, dan pihak terkait lainnya untuk mendaftar pada penyelenggaraan tahun ini.
