ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah meninjau lahan hibah seluas sekitar 5,93 hektare di kawasan Bandara Internasional Dhoho, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang disiapkan untuk pengembangan fasilitas penginapan jemaah haji dan umrah.
Peninjauan dilakukan Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Jaenal Effendi bersama Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur Mahmudi. Keduanya didampingi pejabat terkait dari pengelola Bandara Dhoho dan Pemerintah Kabupaten Kediri pada Jumat (2/10/2026).
Lahan yang ditinjau berada di Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, dengan luas sekitar 59.307 meter persegi. Pemerintah Kabupaten Kediri telah menyerahkan sertifikat tanah tersebut kepada Kementerian Haji dan Umrah untuk mendukung rencana pembangunan hotel haji di kawasan Bandara Dhoho.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat kondisi dan kesiapan lahan yang direncanakan menjadi fasilitas penginapan atau asrama bagi jemaah haji dan umrah. Peninjauan ini menjadi bagian dari pematangan rencana pembangunan sarana pendukung pelayanan jemaah.
Fasilitas tersebut direncanakan untuk mendukung kebutuhan akomodasi jemaah, khususnya dalam rangkaian keberangkatan dan pelayanan haji. Keberadaannya juga diproyeksikan memperkuat kesiapan infrastruktur apabila Bandara Dhoho nantinya dimanfaatkan untuk mendukung operasional embarkasi haji.
