ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) mendorong orkestrasi ekosistem ekonomi haji dan umrah agar seluruh pihak yang terlibat dapat bergerak secara terpadu. Upaya tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan Desain Besar (DB) Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah.
Dorongan tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Seri V bertema Telaah Akademik terhadap Kerangka Awal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Indonesia dalam Perspektif Ekonomi Syariah di Asrama Haji Banten, Rabu (12/8/2026). FGD digelar untuk menghimpun masukan strategis dalam mempertajam substansi kerangka awal DB.
“Kita membutuhkan orkestrasi. Masing-masing mempunyai tugas dan fungsi, tetapi bagaimana seluruh potensi ini bisa berjalan dalam satu kesatuan ekosistem sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujar Sekretaris Ditjen PE2HU Cecep Khairul Anwar.
Menurut Cecep, orkestrasi diperlukan agar setiap pihak dapat menjalankan tugas dan fungsinya secara terkoordinasi. Kerangka awal DB juga mencakup pemetaan regulasi dan pemangku kepentingan untuk memperjelas peran, fungsi, kewenangan, serta mekanisme koordinasi antarpihak.
Pemetaan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah yang terintegrasi. Dengan keterhubungan antarpemangku kepentingan, pengembangan program diharapkan tidak berjalan secara parsial, melainkan saling mendukung sesuai peran masing-masing.
Cecep juga mengarahkan pengembangan ekosistem pada penguatan kemitraan, standardisasi layanan, dan digitalisasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari kerangka DB untuk membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah yang terintegrasi sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan.
Menurut Cecep, pengembangan ekosistem juga diarahkan untuk memperkuat keterhubungan pelaku usaha Indonesia dengan kebutuhan haji dan umrah, termasuk melalui penguatan penggunaan produk Indonesia serta pengembangan industri dan UMKM halal yang relevan dengan sektor tersebut.
