ISLAM LIVE – Diaspora India di Surabaya mengenalkan kekayaan kuliner dari delapan wilayah di India, mulai dari Kashmir di utara, Tamil Nadu dan Kerala di selatan, Bengal di timur, hingga Maharashtra di barat, melalui Indian Food Festival & Bazaar yang digelar Indian Association Surabaya di Bukit Darmo Golf, Minggu (9/8/2026).
Festival yang telah berlangsung hampir 30 tahun ini tahun ini mulai diarahkan menjadi acara lebih terbuka dan inklusif, dengan sekitar 350 hingga 400 orang hadir mencicipi beragam hidangan khas dari berbagai daerah asal komunitas India.
“Kalau timur kita punya makanan Bengal, yang barat kita punya makanan dari Maharashtra, itu semua punya selera sendiri-sendiri, mereka punya selera khas dan cara masakan juga berbeda. Itu yang kami mau kenalkan sama masyarakat sini,” kata Manoj Bhat, Konsul Kehormatan India di Surabaya, di Bukit Darmo Golf Surabaya, Minggu (9/8/2026).
Menurut Manoj, perbedaan karakter makanan dari setiap daerah menjadi kekuatan kuliner India, dengan penggunaan rempah sebagai ciri paling menonjol. Rempah seperti pala, bunga pala, cengkih, lada, hingga kayu manis yang umum dalam masakan Indonesia juga banyak ditemukan dalam hidangan India.
Festival ini tidak hanya menjadi ruang mencicipi makanan, tetapi juga pintu masuk bagi interaksi lebih luas antara warga India, masyarakat keturunan India yang menjadi WNI, dan warga Surabaya.
“Juga mau bangunkan satu hubungan antara warga India yang ada di sini atau turunan India yang warga negara Indonesia sama masyarakat Surabaya supaya bisa mungkin siapa tahu ada kesempatan untuk bisnis, ada kesempatan untuk interaksi budaya atau trading, itu yang dasar untuk memajukan bersama,” ujarnya.
Indian Association Surabaya berencana menjadikan festival ini sebagai agenda rutin yang semakin terbuka bagi masyarakat dan memiliki skala lebih besar pada tahun-tahun berikutnya.
