ISLAM LIVE – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat komitmen mencetak generasi Qur’ani melalui Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB). Hingga Oktober 2026, sebanyak 75 santri telah menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an.
“Hafalan Al-Qur’an tersebut semoga tidak berhenti hanya sekadar hafalan, tetapi diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mengusung tema ‘Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas’, ada harapan besar warga Indonesia bahwa santri akan membangun tonggak-tonggak peradaban yang mulia,” kata Idy Muzayyad, Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan BAZNAS RI, di Bogor, Jawa Barat, Kamis (22/10/2026).
Pernyataan itu disampaikan Idy dalam momentum Hari Santri Nasional 2026 yang ditandai dengan tasyakuran khataman Al-Qur’an oleh enam santri SCB. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam hafalan dan akademik, tetapi juga berakhlak mulia serta bermanfaat bagi masyarakat.
Menurut Idy, keberhasilan menghafal Al-Qur’an harus diikuti dengan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari. Capaian para santri tersebut menjadi kebanggaan sekaligus pengingat bahwa pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
Kepala Sekolah Cendekia BAZNAS Ahmad Kamaluddin Afif mengatakan, Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat belajar di kalangan santri. Ia berharap para santri tumbuh menjadi generasi berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal itu sejalan dengan tujuan program pendidikan BAZNAS dan harapan para muzaki yang menyalurkan zakat untuk pemberdayaan umat.
“Sekolah Cendekia BAZNAS berkomitmen mencetak santri yang berkarakter. Bukan hanya santri yang unggul dalam bidang akademik dan Al-Qur’an, melainkan juga santri yang, insyaallah, setelah enam tahun menempuh pendidikan di Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB), akan menjadi tunas-tunas muzaki,” ujar Ahmad Kamaluddin.
Komitmen tersebut menempatkan pendidikan santri sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pemberdayaan umat. Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik dan hafalan, tetapi juga dari karakter, kemandirian, dan kontribusi lulusan kepada masyarakat. Melalui SCB, BAZNAS berharap lahir generasi Qur’ani yang mampu menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas.
