Cadangan Pertalite Hanya 16–18 Hari, Seberapa Aman Ketahanan Energi Nasional?

0 views
Bahlil Lahadalia menyampaikan laporan cadangan BBM, LPG, dan perkembangan pasokan energi nasional dalam Sidang Kabinet Paripurna. (Sumber: esdm.go.id)

ISLAM LIVE – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan cadangan Pertalite nasional berada pada kisaran 16–18 hari, sementara stok BBM jenis lain masih di atas standar minimum nasional. Laporan tersebut disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

“Untuk cadangan BBM kita sekarang, untuk Pertalite Bapak Presiden di angka 16 sampai 18 hari. Ini yang subsidi, RON 90. Kalau yang lainnya semua di atas standar minimum nasional,” ujar Bahlil.

Ia menjelaskan, keterlambatan pasokan BBM yang sempat terjadi di Bali disebabkan gangguan distribusi dari Jawa Timur akibat keterlambatan kapal pengangkut, bukan kekurangan stok nasional. Pemerintah menyatakan stok BBM di Bali kini telah mencapai 12 hari.

Baca Juga:  Pemerintah Targetkan Produksi E20 Berbasis Tebu dalam Dua Tahun

Cadangan LPG nasional dilaporkan berada di atas rata-rata 13 hari, sedangkan sejumlah komoditas energi lainnya melampaui 20 hari. Pemerintah juga telah menghentikan impor solar CN48, meski sebagian kebutuhan CN51 masih dipenuhi dari impor.

Terkait kelistrikan, Bahlil menyebut gangguan listrik di Batam telah ditangani. Pemerintah kini menargetkan penguatan keandalan pasokan agar pemadaman bergilir tidak terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA