ISLAM LIVE – Perdana Menteri Yaman Shayae’ Al-Zindani dan sejumlah anggota pemerintah dilaporkan selamat dari serangan rudal yang menyasar Istana Maashiq di Aden, ibu kota sementara Yaman. Kementerian Informasi Yaman menyatakan serangan tersebut dilaporkan menewaskan dua orang pengawal perdana menteri berdasarkan informasi awal yang diterima.
Istana Maashiq merupakan lokasi kediaman Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman sekaligus digunakan sebagai markas pemerintahan di Aden. Kelompok Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kompleks tersebut, menurut keterangan yang disampaikan dalam laporan itu.
Dalam perkembangan terpisah, pusat media pasukan pemerintah Yaman menyatakan bahwa Houthi meluncurkan sejumlah rudal balistik ke Kota Marib, yang disebut sebagai wilayah berpenduduk padat. Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai dampak serangan tersebut maupun tingkat kerusakan di kedua lokasi.
Serangan terhadap Istana Maashiq terjadi di tengah berlanjutnya ketegangan militer antara kelompok Houthi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional. Hingga laporan tersebut disampaikan, belum tersedia rincian tambahan mengenai kerusakan bangunan atau jumlah pasti korban dari kedua serangan.
Sebelumnya, Koalisi Pendukung Pemerintah Yaman yang dipimpin Arab Saudi menegaskan akan melanjutkan operasi militernya untuk mencegah serangan Houthi. Koalisi itu juga menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintah Yaman dan angkatan bersenjatanya, termasuk dalam pengamanan operasi udara.
Juru bicara koalisi, Turki Al-Maliki, menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers yang juga membahas serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid dan operasi koalisi untuk menetralkan kemampuan strategis yang disebut digunakan Houthi dalam mendukung upaya perang. Al-Maliki mendesak kelompok tersebut menghentikan serangan terhadap warga sipil.
