BPK Temukan 320 Mahasiswa Meninggal Masih Terima KIP Kuliah, Bagaimana Verifikasi Datanya?

1 views
program KIP Kuliah untuk mahasiswa yang sudah meninggal
BPK menemukan pembayaran KIP Kuliah senilai Rp2,7 miliar kepada 320 mahasiswa yang telah meninggal dunia dalam IHPS I Tahun 2026. (Sumber: istimewa/instagram)

ISLAM LIVE – Temuan 320 mahasiswa yang telah meninggal dunia tetapi masih menerima bantuan KIP Kuliah mengungkap persoalan akurasi data dalam penyaluran bantuan pendidikan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat pembayaran senilai Rp2,7 miliar tersebut dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2026.

Pakar Kebijakan Publik Cecep Darmawan meminta penyebab kesalahan ditelusuri sebelum menentukan tindakan terhadap pihak terkait.

“Apakah orang meninggal itu masih terus diberi karena nggak lapor misalnya. Keluarga, kampusnya, atau mana gitu,” ujar Cecep dalam wawancara RRI Pro 3, Senin (19/10/2026).

Ia menekankan perlunya mengelompokkan sumber kesalahan agar tindak lanjutnya tepat. “Jadi diklasifikasi mana kesalahan dari sisi A, dari sisi B, dari sisi C. Kemudian ada tindakan,” katanya.

Baca Juga:  Demi Rakyat! Pemkab Bogor Alihkan Rp90 M Anggaran Pada Pendidikan dan Kesehatan

Anggota Dewan Pendidikan Tinggi Amich Alhumami juga menilai akurasi data perlu diperiksa ulang. Ia menyebut penyaluran KIP Kuliah bergantung pada data mahasiswa aktif yang diperbarui perguruan tinggi setiap semester. Ia turut menyoroti mekanisme penyaluran di sejumlah perguruan tinggi swasta yang dinilai rawan luput dari verifikasi dan validasi.

BPK mencatat temuan tersebut sebagai bagian dari 93 masalah belanja tidak sesuai ketentuan pada 53 kementerian dan lembaga. BPK merekomendasikan perbaikan pencatatan serta pengembalian kelebihan pembayaran ke kas negara. Namun, data mengenai progres pengembalian Rp2,7 miliar tersebut belum tercantum dalam bahan sumber.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA