ISLAM LIVE – Pemerintah Kabupaten Bogor mengalihkan sekitar Rp90 miliar dari anggaran pembebasan lahan jalan khusus angkutan tambang ke program pendidikan, kesehatan, dan jalan dalam Perubahan APBD 2026.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan pengalihan dilakukan karena pembebasan lahan masih menunggu penetapan lokasi (penlok) dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Prosesnya masih berada pada tahap pengesahan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) di Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat.
Dari sekitar Rp100 miliar yang semula disiapkan, kini tersisa sekitar Rp10 miliar. Rudy mengatakan waktu pelaksanaan tahun anggaran 2026 juga tinggal sekitar tiga bulan.
“Pada saat dia tertahan cukup lama dan waktu tinggal tiga bulan lagi, maka kita akan prioritaskan beberapa program prioritas lainnya untuk kesehatan, untuk pendidikan,” kata Rudy.
Rudy memastikan kebutuhan anggaran jalan tambang akan kembali dipenuhi pada APBD 2027 setelah penetapan lokasi selesai.
“Berapapun biaya yang dibutuhkan, Pemda Kabupaten Bogor mempersiapkan. Nanti sambil menunggu penetapan lokasi, Januari kita isi penuh kembali,” ujarnya.
Pengalihan anggaran tersebut membuat pelaksanaan jalan tambang dan mekanisme penganggaran berikutnya menjadi perhatian dalam pembahasan APBD 2027.
