ISLAM LIVE – Perjalanan umrah Mohammad Yousuf Ali bersama istri, tiga anak, dan seorang kerabat berakhir tragis setelah serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada 10 Oktober. Yousuf, warga asal Hyderabad, India, meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya, sementara kedua putranya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Yousuf dan putra sulungnya sedang membeli minuman ketika sebuah proyektil yang dikaitkan dengan serangan Houthi menghantam kawasan tersebut. Keduanya berada beberapa ratus meter dari anggota keluarga lainnya yang menunggu penerbangan menuju Madinah. Ayah dan anak itu kemudian dilarikan ke rumah sakit, dengan kondisi Yousuf dilaporkan kritis.
“Yousuf meninggal. Salah satu kakinya terputus sepenuhnya dan ia meninggal pada hari kedua,” kata sepupu sekaligus tetangganya, Mohammad Akbar Hashmi.
Yousuf merupakan seorang insinyur teknologi informasi yang bekerja antara Arab Saudi dan India. Kali ini, ia memutuskan bepergian bersama seluruh keluarganya untuk menunaikan umrah. Perjalanan tersebut sekaligus menjadi ungkapan syukur setelah putra sulungnya diterima di perguruan tinggi untuk menempuh pendidikan teknik.
Kedua putra Yousuf masih dirawat di rumah sakit. Menurut Hashmi, putra sulungnya menjalani operasi pada bagian perut setelah pecahan kaca menembus tubuhnya hingga mengenai hati. Kedua tempurung lututnya juga harus menjalani penggantian, dan ia diperkirakan masih membutuhkan perawatan selama tiga pekan. Sementara itu, putri Yousuf dan bibinya mengalami luka yang lebih ringan dan telah diperbolehkan pulang.
Istri Yousuf tidak memerlukan perawatan inap dan kini mendampingi anak-anaknya di rumah sakit. Hashmi mengatakan keluarga tersebut mengalami guncangan berat setelah mengetahui Yousuf meninggal dunia. Serangan yang terjadi di bandara itu dilaporkan menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya.
