Menhaj Tekankan Evaluasi Portofolio Investasi Dana Haji Rp184 Triliun

2 views
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan pentingnya keseimbangan antara keamanan investasi dan optimalisasi nilai manfaat dalam pengelolaan dana haji

ISLAM LIVE – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menekankan perlunya evaluasi berkala terhadap portofolio investasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), yang mengelola dana sekitar Rp184 triliun. Evaluasi diperlukan untuk mengoptimalkan nilai manfaat dana jemaah dengan tetap menjaga keamanan investasi dan memperhitungkan risiko.

Dalam sambutannya pada 8th International Hajj Forum yang diselenggarakan BPKH di Jakarta, Kamis (15/10/2026), Gus Irfan mengatakan pengelolaan dana haji harus berpegang pada prinsip kehati-hatian, kepatuhan syariah, dan optimalisasi.

“Keamanan dana tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan dana tidak produktif. Sebaliknya, optimalisasi juga tidak boleh menjadi pembenaran untuk mengambil risiko yang berlebihan,” kata Gus Irfan.

Baca Juga:  Indonesia Ingin Cetak Talenta seperti Lamine Yamal Lewat Program MBG

Ia menyoroti komposisi portofolio BPKH, yang menurut paparan dalam forum tersebut sekitar 95 persen ditempatkan pada sukuk dan deposito syariah. Menurutnya, komposisi investasi perlu ditinjau secara berkala agar sesuai dengan profil risiko dan kebutuhan pembiayaan haji.

Gus Irfan mengatakan keputusan investasi harus mempertimbangkan analisis risiko, kecukupan likuiditas, jangka waktu investasi, serta kewajiban pembiayaan yang harus dipenuhi. Diversifikasi juga perlu dikaji secara cermat untuk mengurangi risiko konsentrasi dan memperkuat ketahanan portofolio.

Gus Irfan menegaskan, pengelolaan investasi harus tetap berorientasi pada kepentingan jemaah. Optimalisasi nilai manfaat, menurutnya, perlu dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab agar dana haji dapat mendukung penyelenggaraan ibadah haji secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Iran Ancam Tutup Selat Hormuz bagi Kapal yang Langgar Pembatasan
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA