Iran Ancam Tutup Selat Hormuz bagi Kapal yang Langgar Pembatasan

4 views
Kapal-kapal di Selat Hormuz dekat pantai Bandar Abbas, Iran, 13 Oktober 2026

ISLAM LIVE – Iran menyatakan sedang bergerak menuju penutupan penuh Selat Hormuz bagi kapal-kapal yang dianggap melanggar pembatasan pelayaran yang diberlakukan Teheran. Ancaman tersebut menambah ketidakpastian bagi jalur perdagangan energi global di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Dua pejabat senior Iran mengatakan pada Rabu, 14 Oktober 2026, bahwa Teheran tidak akan membiarkan kapal yang melanggar pembatasannya melintasi selat tersebut. Salah satu pejabat menyatakan penutupan penuh akan segera terjadi, tetapi tidak merinci kapan kebijakan itu akan diberlakukan. Pernyataan tersebut merupakan keterangan pejabat Iran dan bukan konfirmasi bahwa Selat Hormuz telah ditutup sepenuhnya.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi perdagangan energi internasional. Sebelum perang dimulai pada 28 Februari, sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam cair dunia melewati perairan tersebut. Pembatasan pelayaran dan serangan terhadap kapal telah mengurangi lalu lintas di selat itu, sementara biaya pengiriman dan asuransi yang tinggi turut mempersulit pemulihan aktivitas pelayaran.

Baca Juga:  World HAPEX 2026 Resmi Dibuka! Gandeng 13 Negara, Thailand Bidik Posisi Pusat Industri Halal Global Melalui Inovasi Kesehatan

Ancaman terhadap jalur tersebut juga meningkatkan kerentanan pasar energi global terhadap gangguan pasokan. Gangguan yang berkepanjangan berpotensi mempersulit distribusi minyak dan gas alam cair dari kawasan Teluk ke pasar internasional.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA