Mengenal KRI Dewaruci, Kapal Layar TNI AL dengan Sejarah Panjang

7 views
Masyarakat yang ingin melihat kapal layar legendaris milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) dari dekat kini bisa berkunjung ke Pelabuhan Cirebon. KRI Dewaruci, kapal berusia lebih dari tujuh dekade yang pernah dua kali mengelilingi dunia, tiba di Cirebon pada Selasa (13/10/2026) sore.

ISLAM LIVE – KRI Dewaruci tengah bersandar di Dermaga Pelindo, Kota Cirebon, dan dijadwalkan berada di sana mulai 13 hingga 18 Oktober 2026. Selama bersandar, masyarakat dapat mengenal lebih dekat kapal layar milik TNI AL itu melalui kegiatan open ship.

Di balik bentuk khasnya dengan tiang-tiang menjulang tinggi, KRI Dewaruci menyimpan sejarah panjang. Kapal yang dibuat di Jerman Barat pada 1952 ini telah puluhan tahun digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk melatih taruna Akademi Angkatan Laut.

Komandan KRI Dewaruci, Letkol Laut (P) Nana Masihna, mengatakan kapal tersebut resmi masuk jajaran TNI AL pada 1953. Sejak saat itu, KRI Dewaruci menjadi kapal latih bagi taruna Akademi Angkatan Laut. “KRI Dewaruci ini kapal layar yang dibuat di Jerman Barat. Kapal ini dibuat pada tahun 1952, kemudian masuk jajaran Angkatan Laut pada tahun 1953,” kata Nana saat ditemui di Kota Cirebon.

Ia menjelaskan, sejak awal bertugas, KRI Dewaruci digunakan untuk latihan bagi taruna Akademi Angkatan Laut. Mereka berlatih langsung di kapal ini, termasuk merasakan pengalaman berlayar ke berbagai wilayah. “Kapal ini digunakan untuk latihan praktik taruna. Jadi para calon perwira angkatan laut, latihannya di sini,” terangnya.

Baca Juga:  Al-Azhar Buka Peluang Kuliah Daring bagi Mahasiswa Indonesia

Nana menyebut, setelah KRI Dewaruci tak lagi digunakan untuk latihan praktik taruna pada 2014, kegiatan tersebut sempat menggunakan kapal jenis LPD buatan Indonesia. Penggantinya kemudian hadir pada 2017 melalui KRI Bima Suci. “Selama 2014 sampai 2017, karena belum ada penggantinya, maka latihan praktik taruna menggunakan kapal namanya jenis LPD, buatan Indonesia. Habis itu tahun 2017 barulah lahir KRI Bima Suci untuk melanjutkan KRI Dewaruci,” katanya.

Selama puluhan tahun berlayar, KRI Dewaruci sudah dua kali mengelilingi dunia, yakni pada 1964 dan 2012. Pelayaran ke luar negeri juga rutin dilakukan setiap tahun dengan rute yang berganti-ganti. “Kalau keluar negeri, rata-rata setiap tahun kapal ini melaksanakan latihan praktik ke luar negeri. Rutenya berbeda-beda, kadang ke Asia, Eropa, atau Amerika. Kalau keliling dunia, kapal ini sudah dua kali,” ujarnya.

Baca Juga:  Wildlife Experience Index 2026, Indonesia Raih Dua Tempat di 10 Besar Wisata Satwa Liar

Pada 2023, kapal ini mendapat status Cagar Budaya Nasional dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Meski usianya lebih dari 70 tahun, beberapa bagian KRI Dewaruci masih mempertahankan material asli, salah satunya tiang tengah yang berasal dari galangan kapal di Hamburg, Jerman Barat. “Kalau yang masih asli itu di tiang tengah. Itu buatan galangan pertama di Hamburg, Jerman Barat. Walaupun tiangnya pernah diganti, bagian bawaannya tetap dipasang kembali,” jelas Nana.

Pada 2026, pembinaan KRI Dewaruci mengalami perubahan. Setelah sebelumnya berada di bawah Komando Armada II di Surabaya, kini kapal tersebut berada di bawah Komando Armada I di Jakarta. “Semenjak tahun 2026, KRI Dewaruci sudah alih bina di bawah komando Koarmada 1 di Jakarta. Jadi kapal ini sudah stay di Jakarta, bukan di Surabaya lagi,” kata Nana. Selama berada di Pelabuhan Cirebon hingga 18 Oktober mendatang, masyarakat berkesempatan melihat lebih dekat kapal tersebut melalui kegiatan open ship.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA