ISLAM LIVE – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan program Bedah Rumah mencapai 400.000 unit pada 2026, meningkat dari 45.000 unit pada 2025. Peningkatan target tersebut membutuhkan percepatan pelaksanaan di lapangan dan koordinasi dengan pemerintah daerah.
Menteri PKP Maruarar Sirait membahas penyelarasan roadmap Kementerian PKP 2025–2029 dengan perencanaan pembangunan nasional bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel mengatakan, target roadmap tersebut sebelumnya telah dinilai selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Selain Bedah Rumah, realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sejak 2025 hingga 14 Oktober 2026 mencapai 459.468 unit. Sementara itu, Kredit Program Perumahan telah menyalurkan pembiayaan Rp27,37 triliun kepada 114.672 debitur.
Deputi Bidang Infrastruktur Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menyebut sinkronisasi program diperlukan untuk mempercepat Program 3 Juta Rumah dan mengurangi backlog perumahan.
Rachmat Pambudy menyatakan dukungan Bappenas terhadap upaya Kementerian PKP dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui penyediaan hunian layak. Namun, pencapaian target tetap bergantung pada percepatan realisasi program hingga tingkat pelaksanaan.
