ISLAM LIVE – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama Polres Pemalang menelusuri kematian siswa SD pemalang Muhammad Hasbi Al Aqib (7), SDN 1 Kebondalem, yang diduga menjadi korban perundungan kakak kelas.
Aqib meninggal Rabu, (30/9/2026), setelah sembilan hari menjalani perawatan di RSUD dr. M. Ashari Pemalang. Sebelumnya, ia mengeluhkan sakit perut, muntah, dan buang air besar berdarah serta bercerita kepada ibunya bahwa dirinya dipukul dan ditendang di bagian perut.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan pihaknya telah meminta laporan dari BPMP Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan setempat.
“Kami akan tindaklanjuti, kami minta laporan dari BPMP Jawa Tengah dan juga dari Dinas Pendidikan setempat untuk bisa memberikan laporan yang lengkap,” kata Abdul Mu’ti di Denpasar, (2/10/2026).
Hingga 5/10/2026, polisi telah memeriksa delapan saksi, termasuk empat anak, dua pihak sekolah, dan dua orang tua korban. Polisi juga telah melakukan olah TKP dan autopsi, tetapi hasil resmi masih menunggu Biddokkes Polda Jawa Tengah.
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari–September 2026 dengan 1.055 korban. Sebanyak 36 persen merupakan kekerasan fisik dan empat korban meninggal setelah mendapat perawatan medis.
Kasus Aqib kembali menyoroti pengawasan dan implementasi perlindungan anak di sekolah.
