ISLAM LIVE – Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Majalengka mengikuti rangkaian doa, zikir, dan peresmian saluran siaga Bongkar Mafia Haji dan Umrah secara daring melalui Zoom dalam rangka memperingati Hari Khidmat Haji dan Umrah, Senin (14/9/2026).
Peringatan tersebut menjadi momentum refleksi satu tahun berdirinya Kementerian Haji dan Umrah. Kemenhaj resmi dibentuk pada 8 September 2025 dan memasuki tahun kedua penyelenggaraan dengan sejumlah capaian dalam pelayanan haji dan umrah di Indonesia.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengatakan Kemenhaj telah meraih penghargaan atas penyelenggaraan haji. Ia menyebut capaian pada tahun pertama menjadi pijakan untuk menghadapi pelaksanaan pada tahun berikutnya.
“Tahun pertama bagus, tahun kedua akan lebih mudah, karena bebannya lebih mudah,” ujar Gus Irfan dalam pidatonya.
Salah satu capaian yang disampaikan dalam momentum tersebut berkaitan dengan tingkat kepuasan jemaah. Berdasarkan survei Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI), tingkat kepuasan jemaah terhadap kinerja penyelenggaraan haji tahun ini disebut hampir mencapai 92 persen. Meski demikian, Gus Irfan mengingatkan bahwa tantangan penyelenggaraan haji tahun depan dapat lebih berat dan mengajak seluruh jajaran memperbanyak zikir kepada Allah SWT.
Di sisi lain, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar menyoroti persoalan mafia haji dan umrah sebagai salah satu tantangan yang perlu dihadapi Kemenhaj. Untuk memperkuat pengawasan dan membuka partisipasi masyarakat, Kemenhaj meluncurkan saluran siaga yang dapat diakses masyarakat dan jemaah melalui nomor 0811 8885 888.
Dahnil menegaskan pentingnya menjaga integritas dan kualitas pelayanan dalam menjalankan tugas Kemenhaj. Menurutnya, Hari Khidmat Haji dan Umrah tidak sekadar menjadi peringatan seremonial, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali besarnya amanah dalam memberikan pelayanan kepada jemaah.
