ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengevaluasi pengelolaan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) setelah operasional Haji 1447 H/2026 M untuk memperkuat akurasi, keamanan, dan integrasi data dalam mendukung penyelenggaraan Haji 1448 H/2027 M. Evaluasi Operator SISKOHAT Kantor Wilayah dan Embarkasi digelar di Jakarta pada 18–20 Agustus 2026.
Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemenhaj RI, Farosa, mengatakan evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala selama operasional Haji 1447 H sekaligus menjadi bahan perbaikan penyelenggaraan haji berikutnya.
“Evaluasi ini kita lakukan agar pelaksanaan tahun berikutnya bisa berjalan dengan lebih baik. Masih ada beberapa catatan yang memang harus kita pastikan tidak berulang kembali,” ujar Farosa saat membuka kegiatan, Selasa (18/8/2026).
Evaluasi mencakup perangkat dan jaringan, aplikasi, sinkronisasi dan akurasi data, keamanan sistem, perlindungan data pribadi, ketahanan sistem, serta pengelolaan hak akses pengguna di tingkat pusat dan daerah. Peningkatan kapasitas operator dan koordinasi pengelola SISKOHAT juga menjadi bagian dari evaluasi.
Farosa menekankan evaluasi harus dilakukan secara objektif dan berorientasi pada penyelesaian masalah agar setiap catatan dapat ditindaklanjuti dengan solusi.
Hasil evaluasi akan difinalisasi menjadi rekomendasi perbaikan pengelolaan SISKOHAT sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Haji 1448 H/2027 M. Upaya tersebut diharapkan mendukung sistem layanan yang semakin andal, aman, dan terintegrasi. Farosa juga mengapresiasi para peserta yang merupakan pegawai sekaligus operator SISKOHAT di pusat dan daerah atas kontribusi mereka dalam mendukung pengelolaan layanan haji berbasis data.
