ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan pelaksanaan Expo Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) di Kota Madiun, Jawa Timur, sebagai ruang untuk memperluas keterlibatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerah dalam rantai pasok kebutuhan haji dan umrah. Persiapan kegiatan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor bersama Pemerintah Kota Madiun dan sejumlah instansi terkait.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kemenhaj RI Jaenal Effendi bersama Kepala Kanwil Kemenhaj Jawa Timur Mahmudi melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Madiun dan jajaran lintas sektor. Pertemuan tersebut turut dihadiri Plt. Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun, Kapolres Madiun Kota AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, serta sejumlah unsur terkait untuk mematangkan kesiapan kegiatan.
Jaenal menegaskan keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi haji dan umrah yang mandiri dan berkelanjutan. Menurutnya, Expo PE2HU tidak hanya menjadi ruang promosi produk, tetapi juga dapat menjadi wadah kolaborasi, edukasi, dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat.
“Expo diharapkan tidak sekadar menjadi ajang promosi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, edukasi, dan pengembangan potensi ekonomi masyarakat,” ujar Jaenal.
Konsep Expo PE2HU juga mengintegrasikan unsur edukasi dan manasik haji. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh edukasi mengenai haji dan umrah sekaligus mengenal berbagai produk dan layanan yang dapat mendukung kebutuhan jemaah.
Bagi Kota Madiun, penyelenggaraan Expo PE2HU menjadi peluang untuk memperkenalkan dan mengembangkan produk unggulan daerah agar dapat mengambil bagian dalam rantai pasok serta ekosistem ekonomi haji dan umrah. Kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jejaring dan mengenalkan produk mereka.
Persiapan expo mencakup dukungan pemerintah daerah, kesiapan lokasi, koordinasi antarinstansi, serta aspek keamanan dan pelayanan selama kegiatan berlangsung. Sinergi antara Kemenhaj, Kanwil Kemenhaj Jawa Timur, Pemerintah Kota Madiun, kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya terus diperkuat untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
