ISLAM LIVE – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Amran) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp22,43 triliun untuk tahun 2027 dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Rabu 10/6/2026. Tambahan anggaran tersebut diajukan untuk memperkuat berbagai program strategis sektor pertanian dan mempercepat peningkatan produksi pangan nasional.
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) Kementerian Pertanian ditugaskan untuk segera meningkatkan produksi komoditas pangan strategis yang selama ini masih bergantung pada impor dalam pemenuhan kebutuhannya,” kata Amran.
Menurut Amran, tambahan anggaran tersebut akan membuat pagu indikatif Kementerian Pertanian tahun 2027 meningkat dari Rp23,23 triliun menjadi sekitar Rp45 triliun. Dana itu akan digunakan untuk mendukung berbagai program prioritas, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, hingga penguatan sarana dan prasarana pertanian.
Amran juga meminta dukungan pimpinan dan anggota Komisi IV DPR agar usulan penambahan anggaran tersebut dapat dibahas lebih lanjut bersama Badan Anggaran DPR RI.
Dia menjelaskan, tema pembangunan nasional tahun 2027 adalah percepatan pertumbuhan berkualitas melalui produktivitas, investasi, dan industri. Karena itu, Kementerian Pertanian diarahkan untuk memperkuat sektor pangan melalui pengembangan kawasan pertanian terintegrasi serta peningkatan produksi berbagai komoditas strategis.
Melalui dukungan anggaran yang lebih besar, Kementerian Pertanian menargetkan peningkatan produksi sejumlah komoditas prioritas nasional, termasuk beras, jagung, kedelai, tebu, kopi, kelapa, daging, susu, dan telur guna memperkuat ketahanan pangan serta mengurangi ketergantungan pada impor.
