RI-Kirgistan Teken MoU Pengembangan Industri Halal

6 views
Indonesia dan Republik Kirgistan teken MoU kerja sama pengembangan industri halal.

ISLAM LIVE – Indonesia dan Republik Kirgistan menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama pengembangan industri halal. Kesepakatan tersebut ditandatangani Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita (Agus) bersama Wakil Menteri Ekonomi dan Perdagangan Kirgistan, Asylkulov Iskender Esengeldievich, dalam ajang INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia, Senin (6/7/2026).

Menperin Agus mengatakan pengembangan industri halal menjadi salah satu prioritas mengingat permintaan pasar global terhadap produk halal terus meningkat. Menurutnya, kerja sama dengan Kirgistan diharapkan dapat memperluas akses pasar produk halal Indonesia, khususnya di kawasan Eurasia.

“Khusus untuk Kirgistan kami menandatangani perjanjian kerja sama halal. Tentu kami menyambut baik karena pengembangan industri halal di Indonesia itu tidak boleh kita melakukan setengah-setengah, itu harus all out, karena memang potensi market di dunia untuk penyerapan produk-produk halal setiap tahun semakin lama semakin tinggi,” ujar Agus di sela ajang INNOPROM 2026 di Yekaterinburg.

Baca Juga:  Pemerintah Tetapkan Rindekraf 2026–2045 untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi pengembangan daya saing industri halal, pertukaran informasi dan pengetahuan, konsultasi, pelatihan sumber daya manusia, promosi produk dan layanan halal, serta penyelenggaraan seminar dan simposium bersama. Kedua negara juga akan mendorong proyek bersama, kemitraan pemerintah dan swasta, investasi, serta pertukaran keahlian melalui kunjungan dan forum bisnis.

Agus meyakini kerja sama tersebut akan memperkuat posisi Indonesia dalam industri halal global sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk halal nasional di kawasan Eurasia. “Kerja sama dengan Kirgistan dalam konteks halal itu akan membuka ruang yang lebih luas untuk memasukkan produk-produk halal di kawasan Eurasia,” katanya. (azk/ed).

Baca Juga:  Sejumlah Harga Pangan Strategis Masih Tinggi, Cabai Rawit Tembus Rp75.700 per Kg
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA