ISLAM LIVE – Anggota Komisi X DPR RI Bramantyo Suwondo menekankan pendidikan gratis tidak boleh hanya berorientasi pada perluasan akses. Menurutnya, pemerintah juga harus memastikan masyarakat memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.
“Ya, kami menyambut baik apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo untuk menyelenggarakan pendidikan yang gratis kepada masyarakat. Tentunya hal ini perlu dikaji secara mendasar, meluas. Apakah kekuatan fiskal kita mencukupi untuk menyelenggarakan pendidikan tersebut,” kata Bramantyo Suwondo, Anggota Komisi X DPR RI, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Menurut Bramantyo, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh sumber daya manusia di dalam ekosistem pendidikan. Karena itu, peningkatan kualitas guru, dosen, maupun tenaga kependidikan harus menjadi bagian dari kebijakan tersebut.
“Karena menurut kami salah satu poin untuk pendidikan adalah bagaimana kita bisa menyelenggarakan pendidikan berkualitas yang ditopang oleh guru-guru, dosen-dosen, ataupun tenaga pendidikan yang berkualitas,” katanya.
Solusi yang ia dorong adalah menjadikan peningkatan mutu pendidik sebagai bagian tak terpisahkan dari kebijakan pendidikan gratis. Kebijakan itu tidak cukup berhenti pada penghapusan biaya, tetapi harus menyentuh peningkatan kapasitas pengajar.
Selain itu, Bramantyo meminta pemerintah melakukan kajian mendalam terkait rencana pendidikan gratis hingga perguruan tinggi negeri. Kajian itu harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal negara.
“Yang kedua, kami juga ingin menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya bisa secara akses mudah, tetapi juga harus memastikan pendidikan tersebut berkualitas,” ujarnya.
Legislator Fraksi Partai Demokrat itu menilai pendidikan gratis merupakan langkah positif untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan. Namun, pemerintah perlu memastikan skema pembiayaannya memiliki dasar fiskal yang kuat.
“Jadi kami harapkan bahwa ide ini adalah satu step yang baik untuk menunjukkan bahwa kemampuan negara untuk menyelenggarakan pendidikan, tapi di sisi lain harus kita pastikan bersama keuangan kita cukup untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” tegas Bramantyo.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah VI itu menilai kebijakan ini perlu dihitung bersama. Dengan begitu, perluasan akses pendidikan tidak berjalan sendiri, tetapi dibarengi jaminan mutu dan kesiapan anggaran negara.
