ISLAM LIVE – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat mendorong Institut Kesenian Jakarta (IKJ) memperluas program pembinaan seni kepada masyarakat hingga tingkat kelurahan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ekosistem seni sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di ibu kota.
Harapan itu disampaikan Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat, Denny Ramdany, saat membuka Festival Kali Pasir 2026 di Kampus IKJ, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat.
“Saya berharap IKJ memiliki laboratorium seni di kelurahan sehingga pembinaan kepada masyarakat bisa berjalan secara berkelanjutan,” kata Denny.
Menurutnya, potensi yang dimiliki IKJ dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat di berbagai bidang, mulai dari pengembangan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seni rupa, hingga industri kreatif berbasis digital seperti produksi konten.
Denny menilai pembinaan tersebut dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus membantu menekan angka pengangguran, terutama menjelang bonus demografi pada 2030.
“Generasi muda harus memiliki kemampuan dan keterampilan. Potensi yang dimiliki IKJ bisa dikembangkan bersama masyarakat agar memberi manfaat ekonomi,” ujarnya.
Sebagai contoh kolaborasi, Festival Kali Pasir 2026 menghadirkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, pelaku usaha, media, dan komunitas. Festival yang berlangsung pada 24–25 Juli itu juga melibatkan warga dari empat kelurahan, yakni Cikini, Kebon Sirih, Kwitang, dan Kenari, melalui berbagai kegiatan seni, lokakarya, bazar UMKM, pemutaran film, hingga pertunjukan musik.
Selain itu, kolaborasi antara mahasiswa IKJ dan masyarakat Kali Pasir turut ditampilkan melalui pertunjukan lenong sebagai bagian dari upaya memperkuat keterlibatan warga dalam kegiatan budaya.
