Menhaj: Tidak Ada Ruang bagi Korupsi di Kementerian Haji dan Umrah

2 views
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf.

ISLAM LIVE – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi korupsi, pelanggaran, maupun tindakan yang mencederai kepercayaan masyarakat di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah.

Hal tersebut disampaikan di hadapan 261 aparatur sipil negara (ASN) hasil mutasi dalam kegiatan Entry Program di Bogor, Jawa Barat, Senin (20/7/2026). Gus Irfan mengatakan, Kementerian Haji dan Umrah memikul amanah besar dalam menyelenggarakan ibadah haji sehingga seluruh pegawai dituntut menjunjung tinggi integritas. Menurutnya, kepercayaan publik hanya dapat dijaga melalui tata kelola yang bersih dan profesional.

“Kementerian kita termasuk yang paling diwanti-wanti Presiden agar tidak melakukan korupsi dan pelanggaran. Tim kita sudah diseleksi berlapis. Fondasi integritas ini harus terus dijaga karena kalau sejak awal tidak memiliki integritas, akan sulit memperbaikinya,” tegas Gus Irfan.

Baca Juga:  Penguatan Tata Kelola Jadi Kunci Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah

Lebih lanjut ia menjelaskan, seluruh ASN yang bergabung ke Kementerian Haji dan Umrah telah melalui proses pemeriksaan rekam jejak secara menyeluruh. Selain berasal dari Kementerian Agama, para pegawai juga menjalani verifikasi dengan berkoordinasi bersama Kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelum dinyatakan memenuhi syarat untuk bergabung.

Menurut Gus Irfan, penguatan integritas menjadi perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto sejak pembentukan Kementerian Haji dan Umrah. Karena itu, setiap pegawai diminta menjaga nama baik kementerian, baik saat menjalankan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari, agar tidak muncul tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.

Selain menekankan integritas, Ia juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, tepat waktu, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan jemaah. Ia menegaskan bahwa kompetensi dapat mengantarkan seseorang menjadi bagian dari organisasi, tetapi integritaslah yang akan membuat seseorang memperoleh kepercayaan.

Baca Juga:  Menhaj: Evaluasi Haji Harus Berujung Perbaikan Layanan, Bukan Sekadar Laporan

Menutup arahannya, Gus Irfan mengajak seluruh ASN baru untuk menjaga amanah dalam setiap tugas yang diemban serta segera beradaptasi dengan ritme kerja Kementerian Haji dan Umrah yang tengah mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 1448 H/2027 M. Menurutnya, pelayanan terbaik kepada jemaah hanya dapat terwujud melalui aparatur yang berintegritas, profesional, dan bertanggung jawab.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA