ISLAM LIVE – Klaim bahwa Uni Emirat Arab (UEA) menyerang pasukan pemerintah Yaman di Aden pada 7–8/10/2026 belum terkonfirmasi dalam laporan independen yang ditemukan. Laporan Reuters yang diterbitkan 7 Oktober justru menyebut serangan rudal balistik dan drone Houthi terhadap Bandara Internasional Aden, berdasarkan keterangan Kementerian Transportasi Yaman.
Kementerian tersebut menyatakan salah satu rudal jatuh dekat landasan pacu beberapa menit sebelum pesawat dari Kairo dijadwalkan mendarat. Pendaratan dibatalkan dan pesawat dialihkan ke Jeddah.
Di tengah konflik Yaman, persoalan identitas pihak yang diserang tetap penting. Reuters menjelaskan bahwa pemerintah Yaman yang diakui internasional didukung Arab Saudi, sementara Dewan Transisi Selatan (STC) didukung UEA dan memiliki tujuan politik berbeda terkait masa depan Yaman.
Jika tuduhan serangan UEA terhadap pasukan pemerintah Yaman hendak dipublikasikan, bukti mengenai lokasi, sasaran, pelaku serangan, dan pernyataan resmi kedua pihak perlu dikonfirmasi terlebih dahulu. Sebutan “teroris” tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa suatu unit merupakan sasaran militer yang sah menurut hukum humaniter internasional.
