ISLAM LIVE – Dewan Syuro sekaligus Pemimpin Pusat Majelis Rasulullah SAW, Al-Habib Nabiel bin Fuad Al-Musawa, mengingatkan jemaah agar tidak melupakan saudara-saudara sesama Muslim yang tengah menghadapi kesulitan, terutama di Palestina.
Pesan itu disampaikan Habib Nabiel saat mengisi acara Tabligh Akbar bertajuk Doa untuk Indonesia. “Dan terakhir untuk saudara-saudara kita di Palestina, kita doakan juga, jangan lupakan. Ya mudah-mudahan mereka ditolong oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” kata Al-Habib Nabiel bin Fuad Al-Musawa, Dewan Syuro sekaligus Pemimpin Pusat Majelis Rasulullah SAW, di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Ia menekankan kepedulian terhadap umat Islam di berbagai belahan dunia tidak boleh dilupakan. Habib Nabiel berharap Allah SWT memberikan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan perlindungan dan kekuatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri ulama asal Yaman, Habib Umar bin Hafidz, serta diikuti jemaah yang memadati kawasan Monas. Habib Nabiel kemudian memimpin doa dalam bahasa Arab agar Allah SWT memberikan pertolongan kepada umat Islam di Palestina, Yaman, serta di berbagai tempat dan waktu. “Allahummansur ikhwanana fi Filisthin, wa fi Yaman, wa fi kulli makan, wa fi kulli zaman,” ucapnya.
Ia berharap pertolongan Allah SWT diberikan kepada seluruh kaum Muslimin di mana pun berada. “Allah tolong mudah-mudahan seluruh kaum muslimin di mana pun berada. Mudah-mudahan Allah berikan ‘nashran aziza’, kemenangan yang besar. Amin ya Allah ya Rabbal Alamin,” katanya.
Selain mendoakan Palestina, Habib Nabiel juga mendoakan Indonesia. Ia berharap Indonesia senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT serta dijauhkan dari berbagai persoalan yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Keemudian juga buat bangsa dan negara kita. Mudah-mudahan Allah jaga dari perpecahan, dari hal-hal yang tidak baik, dari korupsi, dari hal-hal yang bertentangan dengan syariat Allah,” ucapnya.
Ia berharap Indonesia menjadi negeri yang baik, aman, dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. “Mudah-mudahan negeri kita, negeri Indonesia menjadi ‘baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur’. Amin ya Allah ya Rabbal Alamin,” katanya.
Habib Nabiel menyebut kesempatan mendengarkan tausiah para ulama dalam kegiatan tersebut sebagai momen yang sangat berharga bagi jemaah. “Ini kesempatan luar biasa mahal, karena nanti yang banyak yang menyampaikan guru-guru,” pungkasnya. Acara itu menjadi ruang bagi jemaah untuk memperbanyak doa bagi Indonesia dan umat Islam di berbagai belahan dunia.
