ISLAM LIVE – Ketua Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman, Rashad al-Alimi, menjanjikan respons tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab atas serangan terhadap rekrut pasukan keamanan di Provinsi Shabwa. Serangan yang dituduhkan kepada kelompok Houthi tersebut dilaporkan menewaskan dan melukai sejumlah anggota baru pasukan keamanan.
Dalam percakapan telepon dengan Gubernur Shabwa Awad bin Al-Wazir pada Senin (19/10/2026), al-Alimi mengatakan telah menginstruksikan pihak terkait untuk memastikan perawatan medis bagi korban luka, memberikan perhatian kepada keluarga korban meninggal, serta menyelesaikan administrasi status korban dan pencairan gaji mereka.
Menurut pernyataan Dewan Kepemimpinan Presiden, al-Alimi menilai serangan tersebut mencerminkan pola tindakan Houthi ketika kelompok itu menghadapi tekanan atau rencana mereka yang didukung Iran mengalami hambatan. Ia menegaskan bahwa serangan tersebut tidak akan menghalangi pemerintah menjalankan tanggung jawabnya melindungi warga dan memulihkan institusi negara.
Al-Alimi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dan mendoakan kesembuhan bagi para korban luka. Ia juga menekankan pentingnya memastikan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan perhatian serta hak-hak mereka terpenuhi.
Anggota Dewan Kepemimpinan Presiden, Abdullah al-Alimi, turut mengecam serangan tersebut. Ia menyebut penargetan para pemuda yang dipersiapkan untuk menjaga keamanan dan stabilitas sebagai bukti, menurut penilaiannya, bahwa kelompok Houthi mengandalkan kekerasan dan kekacauan.
