Serangan Houthi Tewaskan 53 Orang di Yaman, 200 Lainnya Terluka

1 views
Para pendukung Houthi berkumpul untuk menunjukkan dukungan bagi gerakan tersebut di tengah pertempuran yang kian sengit di sejumlah front di Yaman, di Sanaa, Yaman, 9 Oktober 2026.

ISLAM LIVE – Serangan yang dilaporkan dilancarkan kelompok Houthi terhadap kamp pelatihan pasukan keamanan pemerintah Yaman di Provinsi Shabwa, Senin (19/10/2026), menewaskan 53 orang dan melukai sekitar 200 lainnya. Angka korban tersebut disampaikan oleh otoritas setempat.

Serangan dilakukan menggunakan tiga rudal balistik ketika pasukan keamanan sedang menjalani latihan. Rekaman video dari Shabwa yang diverifikasi Reuters memperlihatkan sejumlah korban luka dan jenazah tergeletak di lokasi kejadian.

Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan melalui platform X bahwa kelompoknya telah menyerang kamp pelatihan tersebut. Ia mengklaim kamp itu dikelola oleh pasukan Arab Saudi. Hingga laporan Reuters diterbitkan, otoritas Saudi belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait serangan tersebut.

Baca Juga:  Mojtaba Khamenei Tak Hadiri Pemakaman Ayahnya setelah Muncul Ancaman dari Israel

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya kembali pertempuran antara Houthi dan pasukan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional serta didukung koalisi pimpinan Arab Saudi. Pada bulan ini, pasukan pemerintah memulai operasi untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi, termasuk daerah di sekitar Selat Bab el-Mandeb, jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.

Provinsi Shabwa berada di pesisir selatan-tengah Yaman dan menghadap Teluk Aden. Wilayah ini dikenal kaya energi serta menjadi lokasi fasilitas gas alam cair Balhaf, salah satu investasi industri terbesar di Yaman. Namun, laporan tersebut tidak menyebutkan bahwa fasilitas Balhaf menjadi sasaran serangan.

Konflik Yaman bermula pada 2014 ketika Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan mendorong pemerintah ke wilayah selatan. Intervensi militer koalisi pimpinan Arab Saudi dimulai pada 2015. Gencatan senjata pada 2022 sempat meredakan pertempuran, tetapi situasi kembali memburuk pada tahun ini.

Baca Juga:  Koalisi Saudi Sebut Houthi Lancarkan 20 Serangan ke Bandara Riyadh pada Oktober

Eskalasi terbaru menambah beban kemanusiaan di Yaman, yang telah lama menghadapi salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Lembaga-lembaga bantuan memperingatkan bahwa kondisi kemanusiaan di negara tersebut kembali memburuk dengan cepat.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA