ISLAM LIVE – Militer Yaman mengklaim telah merebut sejumlah posisi yang dikuasai kelompok Houthi di Provinsi Taiz serta memperluas operasi ofensif di front Marib. Perkembangan tersebut disampaikan di tengah operasi militer yang menurut pihak militer Yaman telah mencakup 1.326 operasi terhadap konsentrasi pasukan Houthi dalam 24 jam terakhir.
Juru bicara militer Yaman pada Senin (19/10/2026), Kolonel Staf Majed Al-Nuzeili, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari kampanye militer yang disebut Dawn of Yemen. Dalam keterangan persnya, ia menyatakan bahwa seluruh serangan diarahkan pada sasaran militer yang telah direncakan.
Menurut penilaian awal yang disampaikan Al-Nuzeili, operasi tersebut menyebabkan sekitar 370 anggota kelompok Houthi dinetralisasi. Ia juga mengklaim puluhan kendaraan dan aset militer hancur atau tidak lagi dapat digunakan. Angka dan klaim kerusakan tersebut belum disertai verifikasi independen dalam bahan yang tersedia.
Di front Marib, Al-Nuzeili mengatakan pasukan militer memanfaatkan hasil dukungan tembakan awal untuk memperluas serangan ke sejumlah sasaran yang telah ditentukan. Pesawat tempur dan pesawat nirawak, menurutnya, terus mendukung pergerakan pasukan dengan menyerang pergerakan Houthi, bala bantuan, serta posisi penembakan.
Ia menambahkan bahwa operasi tersebut membatasi kemampuan kelompok Houthi untuk bermanuver dan memindahkan pasukan cadangan, sehingga menyulitkan mereka mengatur kembali formasi tempur di sejumlah sektor pertempuran.
Sementara itu, di Taiz, pasukan militer Yaman yang didukung kelompok Perlawanan Populer dilaporkan merebut sejumlah posisi serta mengamankan senjata berat dan perlengkapan militer. Al-Nuzeili juga menyebut serangan terhadap bala bantuan Houthi dan pembongkaran posisi pertahanan kelompok tersebut berlangsung bersamaan dengan pergerakan pasukan.
