ISLAM LIVE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiapkan program unggulan Beasiswa Lanjutan Riau Cerdas Provinsi Riau Tahun 2026 bagi 2.426 mahasiswa berprestasi. Program tersebut saat ini sedang dalam tahap finalisasi, mencakup sinkronisasi dan validasi sebelum penyaluran dilakukan.
Langkah ini melengkapi komitmen Pemprov Riau dalam meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan tinggi. Selain beasiswa berprestasi, Pemprov Riau juga telah menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) Pendidikan bagi Mahasiswa Tidak Mampu Tahun 2026 Tahap I. Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Yan Dharmadi.
“Alhamdulillah, Bantuan Sosial Pendidikan bagi Mahasiswa tidak mampu Provinsi Riau Tahun 2026 tahap I telah disalurkan. Dana tersebut dikirim langsung ke rekening penerima,” ujar Yan Dharmadi, Selasa (13/10/2026).
Pada tahap pertama, sebanyak 1.138 mahasiswa tidak mampu yang tersebar di 54 perguruan tinggi se-Provinsi Riau telah menerima bantuan. Sementara itu, 331 mahasiswa sedang berproses untuk pencairan tahap II. “Proses penyaluran tidak berhenti di tahap I. Saat ini, Pemprov Riau juga tengah memproses penyaluran untuk tahap selanjutnya,” katanya.
Untuk menopang program kerakyatan di sektor pendidikan, Pemprov Riau pada APBD Tahun Anggaran 2026 mengalokasikan anggaran khusus. “Pemerintah Provinsi Riau pada tahun 2026 menganggarkan untuk bantuan sosial pendidikan mahasiswa tidak mampu sejumlah Rp6.778.628.000,” ungkap Yan.
Sementara untuk program Beasiswa Riau Cerdas lanjutan, Pemprov Riau mengalokasikan anggaran yang jauh lebih besar, yakni mencapai Rp38.896.300.000. “Untuk Program Beasiswa lanjutan Riau Cerdas Provinsi Riau Tahun 2026 untuk 2.426 mahasiswa sedang berproses, baik sinkronisasi dan validasi, InsyaAllah akan segera rampung dan proses penyaluran,” kata Yan.
Yan menegaskan, program ini merupakan wujud kehadiran negara dan komitmen Gubernur Riau dalam memastikan tidak ada anak Riau yang putus kuliah hanya karena keterbatasan ekonomi. “Bantuan ini bersifat stimulan untuk membantu biaya pendidikan, bukan hanya biaya SPP, tetapi juga untuk menunjang kebutuhan perkuliahan lainnya,” ungkapnya.
Dengan dua skema bantuan pendidikan yang berjalan paralel, ribuan mahasiswa Riau akan terbantu. Pemerintah berharap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan Riau terus meningkat, serta melahirkan SDM unggul, berdaya saing, dan siap membangun Provinsi Riau ke depan. “Kita mengimbau kepada seluruh penerima bantuan agar memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan pendidikan dan meningkatkan prestasi akademik di kampus masing-masing,” pungkasnya.
