ISLAM LIVE – Hezbollah disebut telah menerima dana sebesar $200 juta dari Iran untuk membantu warga Lebanon yang terdampak perang dengan Israel tahun ini, menurut dua sumber yang mengetahui langsung transfer tersebut.
Reuters melaporkan, pada Rabu (7/10/2026) dana itu diterima Hezbollah pada bulan lalu di tengah meningkatnya tekanan ekonomi Amerika Serikat terhadap Iran dan kesulitan kelompok tersebut dalam mengakses pendanaan dari sekutunya di Tehran. Para perantara yang memindahkan dana disebut mengenakan biaya hingga 20 persen karena risiko transaksi dengan Hezbollah.
Seorang pejabat Hezbollah mengonfirmasi bahwa sejumlah dana telah berhasil diamankan dan rencana penyalurannya akan diumumkan dalam beberapa hari mendatang. Namun, pejabat tersebut tidak menjelaskan sumber dana yang dimaksud.
Klaim mengenai dana tersebut dibantah pemerintah Amerika Serikat. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengatakan uang tersebut “is not there” dan menuduh Hezbollah berupaya mempertahankan citranya melalui cerita palsu mengenai masuknya dana dari Iran.
Menurut sumber Reuters, dana tersebut akan digunakan untuk memberikan bantuan awal sebesar $3.000 kepada setiap keluarga terdampak. Prioritas bantuan disebut diberikan kepada sekitar 50.000 keluarga yang desanya hancur atau tidak dapat diakses akibat pendudukan Israel.
Warga dari basis pendukung Hezbollah sebelumnya disebut hanya menerima sedikit atau bahkan belum mendapatkan bantuan dari kelompok tersebut. Kemampuan Hezbollah memberikan bantuan lokal dan dukungan pascaperang pernah membantu mempertahankan dukungan terhadap kelompok itu, termasuk setelah perang dengan Israel pada 2006.
Kali ini, tanda-tanda pembangunan kembali disebut masih terbatas. Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan bulan lalu bahwa total biaya rekonstruksi akibat dua perang sejak 2024 dapat melampaui $27 miliar. Sementara itu, Iran tidak mengakui secara terbuka pendanaan terhadap Hezbollah dan pemerintah Lebanon belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar Reuters.
