ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia melakukan penyegelan ruang ujian Computer Assisted Test (CAT) di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jambi, Jumat (11/9/2026). Penyegelan dilakukan sebagai bagian dari prosedur operasional standar menjelang seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Non-Tenaga Kesehatan Tahap 2.
Penyegelan disaksikan Perwakilan sekaligus Humas Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Jambi, Evan Saputra, S.Sos., bersama jajaran tim teknis UPT BKN Jambi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan dan sterilitas sarana serta prasarana yang akan digunakan dalam proses seleksi.
Penyegelan ruang ujian menjadi bagian dari prosedur pengamanan fasilitas seleksi untuk menjaga proses CAT berlangsung secara tertib dan transparan. Prosedur tersebut juga diarahkan untuk mencegah potensi kecurangan selama pelaksanaan ujian.
Sesuai jadwal, peserta seleksi calon PPIH akan mengikuti ujian berbasis komputer di UPT BKN Jambi pada Sabtu (12/9/2026). Peserta diwajibkan mengikuti ketentuan dan tata tertib yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan seleksi.
Pelaksanaan CAT menjadi salah satu tahapan dalam proses rekrutmen calon petugas PPIH Arab Saudi. Melalui tahapan tersebut, peserta mengikuti proses penilaian berbasis komputer dalam mekanisme seleksi yang diterapkan Kemenhaj.
Kemenhaj sebelumnya menerapkan seleksi PPIH dengan mekanisme yang mengedepankan transparansi dan objektivitas. Proses seleksi tersebut diarahkan untuk mendapatkan calon petugas yang memiliki kompetensi serta integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada jemaah.
Penyegelan ruang CAT di UPT BKN Jambi dilakukan sehari sebelum ujian sebagai bagian dari prosedur pengamanan fasilitas seleksi. Dengan langkah tersebut, pelaksanaan ujian diharapkan berlangsung sesuai prosedur serta menjunjung prinsip kejujuran dan transparansi.
