ISLAM LIVE – Pesantren Modern Ummulqura Antarabangsa, Kabupaten Bireuen, kembali menorehkan prestasi dengan dipercaya mengirimkan 10 anggota Pramuka untuk tampil pada upacara pembukaan Jambore Nasional 2026 dan peringatan Hari Pramuka Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur.
Kepercayaan tersebut menjadi bagian dari persiapan kontingen Ummulqura yang saat ini tengah mengikuti Training Center (TC) Perjusami sebagai pemantapan akhir sebelum keberangkatan menuju Jambore Nasional pada 13–20 Agustus 2026.
Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan intensif yang digelar selama tiga hari di Kampus Universitas Islam Aceh, Paya Lipah. Mereka berasal dari Pesantren Modern Ummulqura Antarabangsa dan Pesantren MDI Cot Buket dengan pendampingan enam pembina dari Kwarcab dan pihak pesantren.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai pembekalan, mulai dari simulasi kegiatan Jambore Nasional, pelatihan penggunaan aplikasi Ayo Pramuka, pengecekan perlengkapan, hingga pembinaan kedisiplinan, kekompakan, dan kesiapan mental.
Direktur Pesantren Modern Ummulqura Antarabangsa, Qamar Syafawi, menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak yang turut membantu persiapan kontingen, termasuk penyediaan perlengkapan perkemahan dan pembinaan teknis.
Menurutnya, kepercayaan kepada 10 anggota Pramuka Ummulqura untuk tampil pada upacara pembukaan menjadi kebanggaan tersendiri bagi pesantren dan Kabupaten Bireuen.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan karakter santri yang disiplin, berprestasi, serta mampu mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Bireuen memberikan apresiasi kepada para peserta yang berangkat secara mandiri mewakili daerah pada ajang nasional tersebut.
Ia berharap semangat juang dan kemandirian yang ditunjukkan para santri dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berkarya dan mengharumkan nama daerah melalui kegiatan kepramukaan.
