ISLAM LIVE – Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai memperkuat implementasi Program Pesantren Sehat dengan membentuk tim pembina tingkat provinsi. Langkah ini dilakukan untuk mengawal pembinaan pondok pesantren, termasuk Pondok Pesantren Nurul Falah yang ditunjuk sebagai pesantren percontohan di daerah tersebut.
Pembentukan tim dilakukan dalam kegiatan penguatan Program Pesantren Sehat tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang digelar di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Babel pada Selasa (28/7/2026). Program ini menjadi tindak lanjut dari prioritas pemerintah provinsi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di lingkungan pesantren.
“Program Balai Santri dari Gubernur kami terjemahkan melalui pesantren sehat. Tujuan pertemuan hari ini adalah mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan pesantren,” kata Hastuti, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Babel, Selasa (28/7/2026).
Hastuti mengatakan, hasil yang diharapkan dari pertemuan tersebut adalah terbentuknya tim pembina yang akan mendampingi dan mengawal pelaksanaan Program Pesantren Sehat di seluruh pondok pesantren di Bangka Belitung.
Program tersebut berfokus pada tiga aspek utama, yaitu pendidikan kesehatan bagi warga pesantren, peningkatan pelayanan kesehatan di lingkungan pesantren, serta pembentukan lingkungan yang bersih, sehat, dan mendukung penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Salah satu pesantren yang menjadi bagian penting dari program tersebut adalah Pondok Pesantren Nurul Falah Air Mesu Timur, Kabupaten Bangka Tengah. Pesantren itu telah ditetapkan sebagai pilot project sekaligus menjadi satu dari enam pesantren di Indonesia yang memperoleh pendampingan dari Kementerian Kesehatan RI selama 2026.
