ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sumatera Barat mendorong calon jemaah haji mempersiapkan kesiapan mental, spiritual, dan pemahaman ibadah sejak dini menjelang penyelenggaraan haji 1448 H/2027 M. Persiapan tersebut dinilai tidak kalah penting dibandingkan kelengkapan administrasi dan kebutuhan perjalanan.
Pesan itu disampaikan dalam Sosialisasi Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1448 H/2027 M yang digelar Komisi VIII DPR RI bersama Kemenhaj di Hotel Saga Murni Sago, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dan dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI Lisda Hendrajoni serta jajaran Kemenhaj.
“Siapkan niat. Bukan hanya paspor. Bukan hanya koper. Tetapi hati. Karena Allah melihat hati sebelum melihat pakaian ihram,” ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Sumatera Barat M. Rifki.
Rifki mengatakan persiapan ibadah haji tidak cukup hanya dengan melengkapi dokumen perjalanan atau perlengkapan pribadi. Calon jemaah juga perlu mempersiapkan hati dan niat sebagai bekal menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Menurutnya, sosialisasi menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman calon jemaah sejak awal. Pembinaan tersebut diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan haji yang semakin profesional, berkualitas, bermartabat, aman, nyaman, dan membawa kemabruran.
Rifki mengajak calon jemaah menyongsong penyelenggaraan haji 1448 H dengan semangat baru. Kesiapan yang dibangun sejak dini diharapkan membuat jemaah lebih memahami proses ibadah sekaligus mampu mengikuti berbagai tahapan penyelenggaraan haji dengan baik.
“Mari kita songsong penyelenggaraan haji 1448 Hijriah dengan semangat baru. Kita ingin menghadirkan pelayanan yang profesional, pembinaan yang berkualitas, serta penyelenggaraan haji yang semakin bermartabat, aman, nyaman, dan membawa kemabruran,” ujarnya.
