PBNU Tegaskan Pesantren Benteng NKRI dan Penjaga Tradisi Islam

4 views
Haul Buntet 2026 Tegaskan Pesantren sebagai Benteng Tradisi dan Keutuhan Bangsa

ISLAM LIVE  – Sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan pejabat negara menegaskan kembali peran strategis pesantren sebagai penjaga tradisi keagamaan sekaligus benteng keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada puncak Haul Almarhumin Sesepuh dan Warga Pondok Buntet Pesantren di Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2026).

Mengusung tema “Menjaga Tradisi, Mencipta Inovasi”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan Islam, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga warisan keilmuan, spiritualitas, dan persatuan bangsa.

Ketua Umum Panitia Haul, K. Ammar Firman Maulana, mengatakan tema tersebut mencerminkan komitmen Pesantren Pondok Buntet untuk tetap menjaga nilai-nilai tradisi sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Baca Juga:  Gubernur Papua Selatan: Pendidikan Tanpa Karakter Hanya Cetak Tenaga Teknis, Bukan Pemimpin

“Tema ini merupakan manifestasi kesadaran kolektif kita bahwa Buntet sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tertua harus terus memegang tradisi yang teguh, namun juga adaptif dan progresif dalam menghadapi dinamika serta tantangan modern saat ini,” kata K. Ammar Firman Maulana, Ketua Umum Panitia Haul Buntet 2026, di Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Sabtu (1/8/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa pesantren memiliki keistimewaan karena tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membangun dimensi spiritual melalui mata rantai keilmuan para ulama.

“Di dalam pesantren bukan hanya mengisi akal santri dengan pengetahuan, tetapi juga ditanamkan pendidikan ruhani sebagaimana diajarkan Rasulullah. Para ulama menjadi sumber muktabar untuk mengambil agama, bukan hanya aqliyahnya, tetapi juga sanad ruhaninya,” kata KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU, di Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Sabtu (1/8/2026).

Baca Juga:  Milfest 2026, Kemenag Dekatkan Literasi Islam kepada Masyarakat

Gus Yahya juga mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk terus menghidupkan semangat perjuangan Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari dalam membangun umat dan menjaga kemaslahatan bangsa.

Acara puncak haul menampilkan ribuan jamaah yang telah memadati kawasan Pondok Buntet Pesantren sejak Jumat (31/7/2026). Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan tahlil, tilawah Al-Qur’an, berbagai tokoh, mauizhah hasanah, hingga doa bersama.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA