ISLAM LIVE – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membahas penguatan Program Beasiswa Garuda bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. Pertemuan berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Selain itu, pembahasan juga menyoroti perluasan akses pendidikan bagi talenta Indonesia.
Salah satu agenda utama ialah penguatan Program Beasiswa Garuda. Program ini telah berjalan sejak 2025. Program tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto.
“Hari ini, Kamis, 16 Juli 2026, saya berdiskusi dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Bapak Prof. Brian Yuliarto, mengenai salah satu agenda yang sangat menentukan masa depan Indonesia: membangun pendidikan tinggi yang semakin berkualitas sekaligus memperluas akses bagi putra-putri terbaik bangsa,” tulis Teddy melalui laman akun resminya, Kamis (16/7/2026).
Beasiswa Garuda Buka Akses ke Kampus Dunia
Selanjutnya, Teddy menjelaskan bahwa sejak 2025 lebih dari 400 talenta terbaik Indonesia mendapat kesempatan kuliah di luar negeri setiap tahun. Mereka menempuh pendidikan sarjana (S1) melalui Program Beasiswa Garuda.
Adapun perguruan tinggi tujuan meliputi University of Oxford, University of California, Berkeley, Imperial College London, University College London, KAIST, Tsinghua University, serta berbagai kampus unggulan lainnya.
Program Disiapkan Cetak Talenta Masa Depan
Menurut Teddy, Presiden Prabowo Subianto memandang investasi terbaik bagi bangsa adalah investasi pada sumber daya manusia. Oleh karena itu, Program Beasiswa Garuda disiapkan untuk mencetak ilmuwan, peneliti, inovator, teknokrat, profesional, dan pemimpin masa depan.
Kemudian, para penerima beasiswa diharapkan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan. Dengan demikian, mereka dapat membawa ilmu, pengalaman, dan keahlian untuk mendukung pembangunan nasional.
“Semoga semakin banyak putra-putri Indonesia yang berani bermimpi besar, belajar di kampus-kampus terbaik dunia, lalu pulang membawa ilmu, pengalaman, dan pengabdian untuk tanah air,” ujar Seskab Teddy.
