ISLAM LIVE – Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026), untuk membahas rencana pemberlakuan pendidikan gratis di seluruh satuan pendidikan negeri. Cakupannya mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, rapat tersebut secara khusus membahas langkah dan mekanisme yang diperlukan pemerintah agar pendidikan negeri gratis dapat diwujudkan di semua jenjang. Hal itu disampaikan Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet .
Rencana itu merupakan tindak lanjut dari pernyataan Presiden Prabowo pada Jumat, 18 September 2026. Saat itu, ia menyampaikan pidato di Jakarta International Convention Center, Jakarta, dan menyatakan dukungannya terhadap pembebasan biaya pendidikan di sekolah dan universitas negeri.
Selain membahas pendidikan gratis, pemerintah sebelumnya menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu agenda prioritas. Agenda itu mencakup perbaikan sekolah dan fasilitas pendidikan yang rusak serta peningkatan kesejahteraan guru.
Meski demikian, hingga rapat digelar pada Rabu, 23 September 2026, pemerintah belum mengumumkan secara rinci skema pembiayaan program tersebut. Pemerintah juga belum merinci jenis biaya yang akan ditanggung maupun tahapan penerapan pendidikan negeri gratis.
Rapat terbatas di Istana Merdeka menjadi langkah awal pemerintah merumuskan kebijakan. Tujuannya agar rencana pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri dapat diterapkan secara konkret.
Dengan demikian, wacana pendidikan negeri gratis masih berada pada tahap pembahasan. Publik menunggu kejelasan mengenai desain pembiayaan dan tahapan pelaksanaannya.
