ISLAM LIVE – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut kesadaran dan partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Kabupaten Bungo, Jambi, Senin (28/9/2026).
Raja Juli mencontohkan Lanskap Bujang Raba yang dijaga masyarakat dengan pendampingan KKI Warsi. “Jadi, kuncinya ada dua kalau masyarakatnya berdaya, ada kesadaran, dan penegakan hukumnya berjalan lalu dikombinasikan, maka tidak akan ada lagi aktivitas ilegal,” kata Menhut dalam keterangan resmi.
Bujang Raba merupakan kawasan hutan lindung seluas sekitar 7.292 hektare yang dikelola melalui skema Perhutanan Sosial. Kawasan ini dijaga 1.183 kepala keluarga dan kini menjadi model perdagangan karbon.
Raja Juli mengatakan pemerintah akan mengirim bantuan peralatan pemadam ke lima hutan desa di kawasan sebagai bentuk pencegahan karhutla disana. Ia juga menekankan masyarakat yang menjaga hutan perlu memperoleh manfaat ekonomi.
“Kalau menebang mendapat keuntungan, dan menjaga juga mendapat keuntungan, pasti lebih enak menjaga,” tegasnya.
Bujang Raba memiliki persetujuan penerbitan unit karbon mencapai 238.281 ton CO2e pada areal sekitar 6.634 hektare. Menhut memperkirakan nilainya dapat mencapai sekitar Rp30 miliar jika seluruh unit karbon terjual.
