ISLAM LIVE – Indonesia dan Jerman mendorong penguatan hubungan kerja sama ekonomi yang lebih konkret setelah 74 tahun hubungan diplomatik. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hal itu saat German Unity Day 2026 di Jakarta, Jumat, (2/10/2026).
Airlangga mengatakan kerja sama ekonomi kedua negara mencakup investasi, industri hijau, transisi energi, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia. Peluang lain meliputi energi terbarukan, kendaraan listrik dan baterai, semikonduktor, infrastruktur digital, serta pembiayaan berkelanjutan.
“Bagi Indonesia, momen ini menjadi pengingat yang bermakna akan kemitraan kita yang telah terjalin lama dan terus berkembang. Tahun ini menandai 74 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jerman, dan tahun depan kita akan memperingati hari jadi ke-75 hubungan bilateral kita,” ujar Airlangga di Jakarta.
Nilai perdagangan bilateral Indonesia-Jerman mencapai sekitar USD6,11 miliar pada 2025. Lebih dari 250 perusahaan multinasional Jerman juga telah beroperasi di Indonesia.
Airlangga turut menekankan pentingnya IEU-CEPA untuk membuka akses pasar dan memperkuat keterlibatan dunia usaha kedua pihak. Penandatanganan perjanjian tersebut diharapkan berlangsung tahun ini.
