ISLAM LIVE – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan menargetkan keterlibatan sekitar 300 stand dalam Expo UMKM dan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah 2026 yang akan digelar di Lapangan Karebosi, Makassar, pada 17–18 Oktober 2026.
Persiapan expo dibahas dalam rapat yang dipimpin Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel H. Ikbal Ismail di Asrama Haji Makassar, Senin (28/9/2026). Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan kebutuhan jemaah haji dan umrah sekaligus mendorong pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah di Sulawesi Selatan.
Ikbal mengatakan pengembangan ekosistem ekonomi haji dan umrah merupakan salah satu tugas penting Kemenhaj yang perlu dilakukan hingga tingkat kabupaten dan kota. Menurutnya, pelaksanaan expo di sejumlah daerah menjadi rujukan dalam menyiapkan kegiatan serupa di Sulawesi Selatan.
“Expo di Medan berjalan dengan lancar dan sukses pada April 2026 lalu. Kemudian Expo di Madiun juga sangat luar biasa,” kata Ikbal.
Kanwil Kemenhaj Sulsel sebelumnya telah melakukan koordinasi awal dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel melalui forum group discussion (FGD). Koordinasi tersebut akan dilanjutkan dengan pembahasan rencana kerja sama yang nantinya dituangkan dalam nota kesepahaman antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kemenhaj.
Selain itu, Kemenhaj Sulsel telah mendata produk UMKM dari sejumlah kabupaten dan kota yang dinilai berkaitan dengan kebutuhan jemaah haji dan umrah. Produk yang akan ditampilkan antara lain sajadah, tasbih, mukena, songkok, serta berbagai kebutuhan lainnya.
Lapangan Karebosi dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki fasilitas pendukung, termasuk panggung permanen dan area parkir yang luas. Desain tata letak dan panggung dari event organizer juga telah disiapkan sebagai bagian dari persiapan teknis.
