ISLAM LIVE – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur akan terus mendorong pendampingan bagi anak-anak yang mengalami putus sekolah. Akses pendidikan disesuaikan dengan kondisi masing-masing agar mereka tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat membantu ketiga anak kembali memperoleh hak pendidikan sekaligus meringankan beban keluarga dalam memenuhi kebutuhan sekolah,” kata Faqih Insani, Lurah Jatinegara, dalam keterangan tertulis, Selasa (29/9/2026).
Langkah itu ditindaklanjuti Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur melalui laporan mengenai tiga anak yang putus sekolah di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung. Ketiganya berhenti mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi keluarga dan kendala memenuhi kebutuhan sekolah.
Tiga anak tersebut adalah Bagus (17), Januar (12), dan Rahma (13). Pemerintah kota memfasilitasi mereka agar kembali mendapatkan akses pendidikan sesuai kondisi masing-masing.
Bagus, anak Khairunisa, sebelumnya tercatat sebagai siswa SMPN 138 Jakarta dan berhenti ketika duduk di kelas 1 SMP. Keluarganya saat itu tidak mampu memenuhi biaya transportasi serta kebutuhan seragam sekolah.
Sementara itu, Januar sebelumnya bersekolah di SDN Penggilingan 05 dan berhenti sejak kelas 1 SD. Selain keterbatasan keluarga dalam menyediakan perlengkapan sekolah, tidak ada anggota keluarga yang dapat mengantarkannya ke sekolah.
Rahma, anak Parti, sebelumnya menempuh pendidikan di SDN Jatinegara 06 sebelum berhenti saat kelas 3 SD. Kondisi itu terjadi karena keluarga terkendala biaya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.
Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Timur mengarahkan Rahma dan Januar melanjutkan pendidikan di PKBM Prestasi Mandiri, Kelurahan Ujung Menteng, melalui metode Pembelajaran Jarak Jauh. Keduanya juga akan direkomendasikan memperoleh pendampingan dari guru privat.
Bagus diarahkan mengikuti pendidikan Paket B agar dapat kembali melanjutkan pendidikannya. Kelurahan Jatinegara juga memberikan pembinaan kepada keluarga ketiga anak tersebut terkait pemenuhan administrasi kependudukan.
Keluarga diarahkan menyesuaikan KTP dengan domisili agar dapat mengakses berbagai program bantuan sosial yang tersedia. Dalam penanganan itu, Baznas Bazis Kota Jakarta Timur turut memberikan bantuan berupa alat tulis dan seragam sekolah.
