ISLAM LIVE – Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah 2026 di Kota Madiun mencatat perputaran transaksi sebesar Rp5,7 miliar selama tiga hari penyelenggaraan. Nilai tersebut dihitung dari transaksi yang berlangsung di area pameran.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan capaian tersebut saat mengikuti salah satu rangkaian agenda Sa’i Walk and Run di Stadion Wilis, Kota Madiun, Minggu (27/9/2026).
Menurut Gus Irfan Yusuf, transaksi tersebut menunjukkan dampak ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan expo. Selain transaksi di area pameran, aktivitas ekonomi di luar lokasi juga diperkirakan meningkat, meski nilainya belum dihitung.
“Laporan dari panitia, transaksi perputaran uang di dalam area pameran ini saja mencapai Rp5,7 miliar. Sementara perputaran yang di luar belum kita hitung, termasuk peningkatan okupansi hotel, transportasi, dan sektor lainnya,” ujar Gus Irfan Yusuf.
Expo UMKM dan Ekosistem Haji & Umrah 2026 berlangsung selama tiga hari di Kota Madiun dan melibatkan pemerintah daerah serta sejumlah pihak dalam penyelenggaraannya.
Gus Irfan Yusuf mengapresiasi kerja sama pemerintah daerah dan pihak terkait dalam menyukseskan pelaksanaan expo tersebut. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat ekonomi dari penyelenggaraan haji dan umrah bagi masyarakat.
