ISLAM LIVE – Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan meminta Presiden Prabowo Subianto menetapkan karhutla sebagai bencana nasional agar penanganannya dapat diperkuat. Ia menilai dampak kebakaran telah meluas ke sektor kesehatan, lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.
“Bila perlu anak-anak kecil orang tua diungsikan dulu ke daerah yang aman dari asap, ini adalah tanggung jawab besar negara untuk melindungi segala tumpah darah rakyat Indonesia,” kata Johan, mendesak perlindungan bagi kelompok rentan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Daniel menyebut warga di Kalimantan telah menghadapi asap dan api selama tiga bulan terakhir. Menurutnya, asap tebal masih mengganggu aktivitas masyarakat, penerbangan, kesehatan, pendidikan, serta perekonomian daerah terdampak.
“Faktanya malah sudah bencana internasional. Agar segala kekuatan dapat dikerahkan untuk mengatasi kebakaran, bantuan luar negeri juga kita butuhkan, kita tidak menutup diri,” ujarnya.
Daniel mengatakan Malaysia dan Singapura turut terdampak serta telah membuka diri untuk membantu penanganan karhutla. Ia menegaskan, kerja sama lintas negara diperlukan untuk menghadapi persoalan yang berdampak luas tersebut.
Usulan evakuasi anak-anak dan lansia menjadi salah satu langkah perlindungan yang disorot Daniel di tengah dampak asap yang masih dirasakan masyarakat.
