ISLAM LIVE – Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan, mengalami beberapa kali erupsi pada Jumat (9/10/2026). Badan Geologi Kementerian ESDM mencatat letusan pukul 16.17 WIB dengan kolom abu sekitar 250 meter di atas puncak atau 407 meter di atas permukaan laut
Kepala Badan Geologi Lana Saria mengatakan kolom abu berwarna kelabu, cokelat hingga hitam, dengan intensitas tebal bergerak ke utara dan barat laut. Erupsi berikutnya tercatat pukul 16.30 WIB, dengan tinggi kolom abu sekitar 150 meter di atas puncak.
Pada Jumat petang, Pos Pantau Anak Krakatau juga melaporkan erupsi pukul 18.28 dan 18.34 WIB. Kepala Pos Pantau Suwarno menyatakan aktivitas gunung terus dipantau melalui pengamatan visual dan instrumental.
Status gunung berada pada Level II (Waspada). Masyarakat, wisatawan, dan pendaki diimbau tidak mendekati kawah aktif dalam radius 2 kilometer.
