Dahnil Tegaskan Lunas Tunda Ganti Dihapus, Pengisian Kuota Ikuti Nomor Porsi

1 views
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan peniadaan lunas tunda ganti dilakukan setelah Kemenhaj melakukan evaluasi terhadap tata kelola haji khusus

ISLAM LIVE – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia meniadakan mekanisme lunas tunda ganti dalam penyelenggaraan ibadah haji khusus. Kebijakan tersebut ditempuh untuk memastikan pengisian kuota dan keberangkatan jemaah berlangsung adil, transparan, serta sesuai nomor urut porsi.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap tata kelola haji khusus. Evaluasi menemukan adanya celah yang memungkinkan penggantian jemaah yang membatalkan atau menunda keberangkatan dengan jemaah lain yang tidak sesuai urutan nomor porsi.

“Ketika kami melakukan pembenahan tata kelola haji khusus, kami menemukan adanya permainan terkait lunas tunda ganti. Ada oknum PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) yang memanfaatkan pembatalan atau penundaan keberangkatan jemaah untuk kemudian menggantinya dengan jemaah lain yang tidak sesuai nomor urut atau nomor porsinya,” ujar Dahnil di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga:  Dari Ruang Tunggu ke Tanah Suci: Wamenhaj Kawal Kepastian Keberangkatan Jemaah Umrah

Menurut Dahnil, mekanisme tersebut berpotensi menimbulkan ketidakadilan karena jemaah yang telah menunggu sesuai urutan porsi dapat kehilangan kesempatan berangkat, sementara jemaah lain yang belum waktunya dapat memperoleh kesempatan melalui mekanisme penggantian.

Karena itu, Kemenhaj memastikan tidak ada lagi mekanisme lunas tunda ganti dalam penyelenggaraan haji khusus. Apabila terdapat jemaah yang telah melunasi biaya namun membatalkan atau menunda keberangkatan, kekosongan kuota tidak dapat serta-merta diisi oleh jemaah pilihan PIHK, melainkan mengikuti urutan jemaah dalam sistem sesuai ketentuan yang berlaku.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA