ISLAM LIVE – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal Haji dan Umrah 2F Bandara Soekarno-Hatta setelah operasional bandara kembali dibuka. Ia memastikan hak jemaah umrah yang sebelumnya terdampak pembatalan penerbangan tetap dipenuhi oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau travel dan maskapai pada Selasa (8/9/2026).
Dahnil mengatakan pembukaan kembali Bandara Soekarno-Hatta memberikan kesempatan bagi sejumlah jemaah yang sebelumnya tertunda keberangkatannya untuk kembali melakukan perjalanan umrah.
“Hari ini saya memantau keberangkatan. Insya Allah hari ini bisa berjalan lancar, karena otoritas bandara, otoritas penerbangan juga sudah membuka, artinya jemaah kita bisa berangkat,” ujar Dahnil.
Menurut Dahnil, pembatalan penerbangan pada 5, 6, dan 7 September berdampak pada sekitar 14 ribu jemaah umrah. Sebagian jemaah telah kembali ke daerah masing-masing, baik di Jawa maupun Sumatera. Sementara sebagian lainnya sempat ditampung di Asrama Haji Cipondoh.
Dahnil menegaskan, meski sebagian jemaah telah kembali ke daerah masing-masing, travel dan maskapai tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan keberangkatan mereka dijadwalkan ulang.
Ia mengatakan Kementerian Haji dan Umrah terus memantau pelayanan yang diberikan PPIU atau travel serta maskapai kepada jemaah terdampak. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan hak-hak jemaah tetap dipenuhi setelah terjadinya pembatalan penerbangan.
