Bangladesh Perketat Syarat Kesehatan Jemaah Haji 2027

2 views
Ka'bah, Arab Saudi.

ISLAM LIVE – Pemerintah Bangladesh memperketat persyaratan kesehatan bagi calon jemaah Haji 2027 dengan melarang keberangkatan peserta berusia di bawah 15 tahun serta penderita sejumlah penyakit kronis dan penyakit menular yang berisiko terhadap kesehatan publik. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari pembukaan pendaftaran awal Haji 2027 yang dimulai pada 27 Juli hingga 24 September.

Seperti lansiran BSS News pada 26/7/2026, Ketentuan itu diumumkan Kementerian Urusan Agama Bangladesh sesuai peta jalan penyelenggaraan haji yang diterbitkan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Selain batas usia, pemerintah juga menetapkan bahwa penderita penyakit jantung, paru-paru, hati, ginjal, gangguan saraf, gangguan mental, demensia, serta pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi, terapi biologis, atau radioterapi tidak dapat mengikuti ibadah haji.

Baca Juga:  Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Dam dan Badal Haji Bernilai Miliaran Rupiah

Calon jemaah juga tidak diperkenankan berangkat apabila mengidap penyakit menular aktif yang berdampak pada kesehatan masyarakat, seperti tuberkulosis dan demam berdarah. Sementara itu, perempuan pada dua bulan terakhir kehamilan atau yang menjalani kehamilan berisiko tinggi tidak akan memperoleh surat keterangan laik kesehatan (fitness certificate).

Selain memenuhi persyaratan kesehatan, calon jemaah diwajibkan menyelesaikan pendaftaran awal dalam periode yang telah ditetapkan, termasuk menentukan lokasi pelatihan dan vaksinasi, jenis layanan haji, serta paket perjalanan yang dipilih. Mereka juga harus memiliki paspor yang masih berlaku hingga 31 Desember 2027.

Pemerintah Bangladesh membuka pendaftaran melalui skema pemerintah maupun swasta. Setelah melakukan pendaftaran awal, calon jemaah diwajibkan melunasi sisa biaya paket haji paling lambat 10 Desember 2026 untuk menyelesaikan proses pendaftaran akhir.

Baca Juga:  Kemenhaj Hapus Mekanisme Lunas Tunda Ganti pada Haji Khusus
TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA