ISLAM LIVE – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendekati Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, memicu pemindahan pasien ke ruangan yang lebih aman pada 22–23/09/2026. Peristiwa ini menyoroti pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan jiwa menghadapi bencana lingkungan.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengatakan pasien dipindahkan untuk menghindari asap yang dinilai sudah membahayakan. Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menyatakan petugas berupaya membatasi penyebaran api agar tidak mendekati rumah sakit.
Pihak RSJ juga menyiapkan masker, vitamin, dan peningkatan asupan gizi untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap. Namun, jumlah pasien yang dipindahkan masih memerlukan klarifikasi karena sejumlah laporan menyebut 40 pasien, sedangkan laporan lain menyebut 167 pasien.
Kepala Seksi Humas RSJ Sambang Lihum Budi Harmanto menjelaskan bahwa jika situasi memburuk, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menyiapkan lokasi evakuasi eksternal yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Peristiwa ini menegaskan perlunya protokol evakuasi yang teruji, perlindungan pasien rentan, serta koordinasi lintas instansi sebelum bencana mencapai fasilitas kesehatan.
