Boikot Bali, Arya bilang ingin Bersih-Bersih Turis Berkualitas

1 views
Arya Wedakarna menyampaikan pandangan tentang boikot Bali dan wisatawan berkualitas
Arya Wedakarna menyatakan tidak mempermasalahkan seruan boikot Bali dan mendorong pariwisata yang mengutamakan wisatawan dengan daya belanja tinggi. (Sumber istimewa/instagram)

ISLAM LIVE – Anggota DPD RI asal Bali Arya Wedakarna menyatakan tidak mempermasalahkan seruan boikot Bali yang muncul setelah polemik pengalaman sejumlah wisatawan domestik. Arya justru menilai Bali tengah mengarah pada pariwisata yang memilih wisatawan dengan daya belanja tinggi.

Pernyataan itu disampaikan Arya di Kantor DPD RI Bali, Selasa (6/10/2026). Ia mengatakan masyarakat Bali tidak selalu menunjukkan antusiasme berlebihan kepada artis karena menghargai privasi.

Arya juga dalam kesempatan yang berbeda, menilai Bali tidak perlu mengejar jumlah wisatawan semata, melainkan wisatawan yang memiliki kemampuan belanja lebih besar.

“Kebetulan juga bali lagi mau bersih-bersih kebetulan bali juga sedang banyak masalah jadi sebenarnya kita sedang menseleksi turis yang berkualitas ya, turis yang spending-nya banyak, turis yang memiliki modal banyak”. Ucap Arya, di Kantor DPD RI Bali (7/10/2026)

Baca Juga:  Kemenhaj Bali Sinkronkan Data Jemaah untuk Perlancar Proses Visa Haji 2027

Pernyataan tersebut muncul di tengah polemik keluhan sejumlah figur publik mengenai pengalaman berwisata di Bali. Arya sebelumnya juga menggunakan istilah “wisatawan kismin” dalam perdebatan tersebut.

Data pariwisata menunjukkan wisatawan domestik tetap menjadi segmen besar. Hingga Juli 2026, wisnus tercatat 5.905.118, sementara wisman mencapai 3.923.824 kunjungan.

Polemik boikot bali ini menempatkan gagasan quality tourism Arya berhadapan dengan pertanyaan tentang posisi wisatawan domestik dalam strategi pariwisata Bali.

TOPIK:

Mari Dukung islamlive.id

islamlive.id berupaya merawat jurnalisme independen yang lahir dari kerja keras para penulis, pembuat video, dan tim editor. Untuk menjaga agar konten-konten dapat terus hadir secara rutin, kami memerlukan dukungan dari para pembaca. Jika kamu berkenan menyisihkan sedikit rezeki untuk membantu kami menghasilkan artikel, video, ataupun infografis yang menyebarkan nilai-nilai Islam yang ramah, inklusif, dan mencerahkan, dukungan itu akan sangat berarti bagi keberlangsungan kerja kami.

BACA JUGA