ISLAM LIVE – BNPB mendorong inovasi teknologi pemadaman untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan gambut. Salah satu inovasi yang disiapkan adalah penggunaan cairan ANTICHAMAS berbahan partikel nano untuk meningkatkan efektivitas pemadaman.
Pembahasan dilakukan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama perwakilan Kementerian PPN/Bappenas di Graha BNPB, Jakarta, (28/09/2026). Pemerintah sebelumnya telah melakukan kunjungan kerja ke Brasil untuk memverifikasi efektivitas ANTICHAMAS.
Cairan tersebut dirancang meresap lebih dalam ke tanah dan vegetasi sehingga dapat menahan laju penjalaran api. Uji coba lanjutan akan dilakukan di Indonesia, khususnya lahan gambut.
“Inovasi dengan mencampur produk ini pada air di flexible tank diharapkan dapat mempercepat pemadaman lahan gambut,” ujar Suharyanto di Jakarta.
Ia mendorong uji coba segera dilakukan di wilayah rawan karhutla.
“Segera lakukan uji coba di Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan agar proses pemadaman dapat berlangsung lebih cepat,” tegasnya.
BNPB menyebut teknologi pemadaman karhutla tersebut berpotensi dikembangkan untuk mendukung operasi water bombing.
